Rindumu sampai di langit Mekah

Telah tiba saatnya jarak memisahkan
Walau sementara dan masih di langit yg sama
Hanya tempat dan waktu saja yg berbeda

Merindumu tak pernah sesakit ini
Kurasa Semesta tau robeknya hati

Kala senja di Mekah dtg menghampiriku
Burung2 pun ikut mengantarkan perasaanmu
meninggalkan sayap sayap patah jatuhkan kerinduan dihatiku
Menderu bersama adzan syahdu penenang kalbu
Berlarian raga dari belahan dunia di tempat suci itu
berbagai perbedaan datang menghadap sang Khalik lalu menyatu

Namun saat tiap ku rindu padamu
hanya suaramu yg bisa mnjadi obat canduku
Kau menanyakan apa aku mencintaimu?
Lalu ku jawab "selalu"


Komentar

Postingan Populer